Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang berdampak pada perkembangan kognitif, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Salah satu intervensi efektif dalam pencegahan stunting adalah peningkatan praktik pemberian ASI eksklusif. Namun dalam praktiknya, masih banyak ibu yang mengalami kendala dalam menyusui, seperti kurangnya pengetahuan, masalah teknik menyusui, produksi ASI yang tidak optimal, serta minimnya dukungan keluarga dan tenaga kesehatan. Pelayanan konseling laktasi yang masih terbatas di fasilitas kesehatan juga menjadi tantangan tersendiri.
Oleh karena itu, diperlukan inovasi pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang mampu memberikan pendampingan secara langsung dan berkelanjutan, yaitu melalui Lactation Home Care Center “SAMARA” sebagai upaya peningkatan keberhasilan ASI eksklusif dan pencegahan stunting.